Rabu, 28 September 2016

TUGAS TI 2.1 Ketika SI gagal, masalahnya mungkin pada arsitektur TI

Sebuah perusahaan besar yang bergerak di bidang kimia memiliki Sistem informasi yang dirancang khusus untuk kebutuhan mereka disebut executive information system (EIS). EIS memudah untuk mengakses data internal dan eksternal yang relevan untuk mengelola sebuah perusahaan, tetapi nilai dari suatu EIS tergantung pada data kualitas.
Para eksekutif menemukan bahwa hanya 50 persen dari data yang dihasilkan dari EIS relevan dengan pengambilan keputusan tingkat korporasi dan tidak semua data relevan tersedia kapan saja dan terkadang data tersebut tidak sesuai dengan keinginan.
Penyebab salah satu masalah dari EIS adalah bahwa SBU yang melaporkan pendapatan penjualan dalam waktu yang berbeda, banyak laporan tertunda, manajemen tidak bisa mendapatkan informasi terpercaya mengingat kinerja perusahaan secara keseluruhan dan tidak tahu pasti mana produk yang menguntungkan.

Kegagalan dari EIS adalah :

1. Arsitektur TI tidak di desgin dengan sesuai untuk pelaporan.

Desain arsitektur TI telah didasarkan pada aturan akuntansi keuangan untuk memfasilitasi penyusunanlaporan keuangan untuk dilaporakan ke badan pengatur. Namun desain pelaporan keuangan yang ada dibatasi format pelaporan EIS ini.


2. Tampilan yang rumit

Eksekutif tidak bisa meninjau dengan mudah dan tidak fokus pada indikator kinerja utama. Untuk mengimbangi desain antarmuka rumit, beberapa analis IT harus mengambil data yang terkait dan melakukan analisis yang eksekutif inginkan.

Solusi : arsitektur yang baru dan standarisasi format data 
Merancang dan mengimplementasikan arsitektur TI yang baru. format data yang disesuaikan dengan standar perusahaan untuk menghilangkan inkonsistensi.

Pertanyaan :
  1. Masalah apa yang eksekutif memiliki dengan EIS?
  2. Apa dua alasan untuk masalah-masalah EIS?
  3. Bagaimana CIO meningkatkan EIS?
  4. Apa manfaat dari arsitektur TI baru?
Jawaban :
  1. Tidak semua data relevan tersedia kapan saja dan terkadang data tersebut tidak sesuai dengan keinginan.
  2. Arsitektur TI tidak di desgin dengan sesuai untuk pelaporan dan Tampilan yang rumit.
  3. Merancang arsitektur yang baru dan memiliki standarisasi format data yang sesuai dengan format yang dimiliki perusahaan.
  4. Manfaaat dari arsitektur yang baru ialah dapat meminimalisir kesalahah yang ada pada format pelaporan. Eksekutif dapat lebih mudah meninjau dan fokus pada indicator kinerja.

Nama : Winny Widiyanti
NIM : 162101740

Tidak ada komentar:

Posting Komentar